tapi dulu banget waktu jaman masih SMA, gw pernah lagi memasuki masanya suka banget sama yang namanya game online. kalo ga salah saat itu sekitar tahun 2006 awalnya memang gw ga tahu tentang game online dan ga pernah main juga, sampai suatu hari salah satu temen sekelas gw mulai mengompori gw untuk ikut dia main game online, notabene dia ini cowok dan dia excited banget ngajak gw untuk ikut gabung main sebuah game online yang belum lama ini dia mainkan yaitu seal online. ya pada kesimpulannya gw di 'racunin' ya untuk main game online dan main ketempat yang namanya 'Warnet'.
Rabu, 16 Agustus 2017
Kamis, 10 Agustus 2017
[10.08.2017] Time Flies
Ibarat kata, membuka blog ini berarti kembali melihat masa alay gw 5 tahun lalu, sebenarnya ini bukanlah blog yang aktif sering gw isi, gw pnya beberapa blog yg gw tulis sebelum membuat blog ini, blog ini gw pake dulu cuma buat curhat dan gw jarang banget curhat haha..
maka dari itu gw ubah keseluruhan tampilan blog ini menjadi lebih simple dan terlihat selayaknya personal blog pada umumnya, tanpa banyak embel-embel di kiri dan kanan.
Selasa, 22 Mei 2012
[22.05.2012] - I'll Always Remember You My Grandma
Sejenak aku kembali tertengun, dalam sekejap aku tersikap dari gemerlapnya dunia,
aku kembali terhanyut oleh kejadian awal mei itu..
Bulan itu bukanlah bulan yang indah lantaran band idolaku sukses melaksanakan konser di jakarta.. Namun bulan itu adalah saat dimana kematian merenggut nenek dan kerabatku,
Sesaat senyum mereka masih menari dalam pikiranku.. senyum bibi dan nenek yg tak kan pernah terganti..
Saat aku menoleh ke sana (masa itu)
aku menyadari sesuatu.. bahwa kematian akan hadir tanpa kita terka, iya.. tak ada yg tahu berapa tahun yg Allah swt berikan untuk kita menikmati hidup dan bertaqwa kepadaNYA.. bahkan seorang dokter yg sudah memvonis pasiennya tak dapat menentukan dengan tepat.
Tangisku sudah mengering, namun terkadang dalam mimpi nenek masih merangkul dunia tidurku, dia kerap hadir dalam mimpi-mimpi suram yang kulalui beberapa waktu lalu..
Entah karena apa, namun hal itu membuat hatiku makin sakit, terlalu banyak kenangan yg kurajut sejak aku lahir bersama nenek.
Saat itu..
Saat pemakaman itu aku berusaha tak menunjukan air mataku, sudah terlalu banyak cucu nenek yg meratapinya, namun saat aku mendapatkan kesempatan untuk mengecupnya yg terakhir kali, sungguh aku tak mampu menahannya lagi..
Aku merasa bodoh karna telah kalah dengan diriku sendiri, kalah dengan perasaanku sendiri...
Aku sungguh lemah
Namun aku menyadari Allah sayang padaku.. kenapa aku beranggapan seperti itu?
6 Hari sebelum nenek meninggal, aku mendapatkan kesempatan merawat nenek di rumah sakit, walau hanya beberapa jam.. aku melakukan banyak hal yang sebelumnya tak pernah kulakukan pada nenek, yaitu menyuapinya makan, membantunya minum obat dan berada disampingnya seraya mendengar keluh dan rintihannya..
ya.. rintihannya akibat penyakit gula darah yg beliau derita sejak lama menggerogoti telapak kakinya.
saat itu aku memohon pada Allah swt agar dapat menghilangkan rasa sakit yg di derita nenek..
dan Allah swt mengabulkannya dengan cara yang berbeda..
ya.. dengan cara yg berbeda..
Sekarang tak ada lagi yang dapat kulakukan..
menangis meratappun nenek takkan kembali, bahkan malah menyusahkan nenek disana..
yang kulakukan hanya dapat berdoa, memohon ampun untuk nenek..
Memohon agar Allah swt menghapus dosa-dosa nenek dan menempatkan beliau di surga yang indah..
Amin..
Sekarang aku mengambil satu hal yg berharga dalam hidupku, sayangilah orang-orang yg kau sayangi, selama kita dan mereka masih diberikan kesempatan hidup dan janganlah pernah lupa untuk bersyukur dengan apa yg kita miliki sekarang.
aku kembali terhanyut oleh kejadian awal mei itu..
Bulan itu bukanlah bulan yang indah lantaran band idolaku sukses melaksanakan konser di jakarta.. Namun bulan itu adalah saat dimana kematian merenggut nenek dan kerabatku,
Sesaat senyum mereka masih menari dalam pikiranku.. senyum bibi dan nenek yg tak kan pernah terganti..
Saat aku menoleh ke sana (masa itu)
aku menyadari sesuatu.. bahwa kematian akan hadir tanpa kita terka, iya.. tak ada yg tahu berapa tahun yg Allah swt berikan untuk kita menikmati hidup dan bertaqwa kepadaNYA.. bahkan seorang dokter yg sudah memvonis pasiennya tak dapat menentukan dengan tepat.
Tangisku sudah mengering, namun terkadang dalam mimpi nenek masih merangkul dunia tidurku, dia kerap hadir dalam mimpi-mimpi suram yang kulalui beberapa waktu lalu..
Entah karena apa, namun hal itu membuat hatiku makin sakit, terlalu banyak kenangan yg kurajut sejak aku lahir bersama nenek.
Saat itu..
Saat pemakaman itu aku berusaha tak menunjukan air mataku, sudah terlalu banyak cucu nenek yg meratapinya, namun saat aku mendapatkan kesempatan untuk mengecupnya yg terakhir kali, sungguh aku tak mampu menahannya lagi..
Aku merasa bodoh karna telah kalah dengan diriku sendiri, kalah dengan perasaanku sendiri...
Aku sungguh lemah
Namun aku menyadari Allah sayang padaku.. kenapa aku beranggapan seperti itu?
6 Hari sebelum nenek meninggal, aku mendapatkan kesempatan merawat nenek di rumah sakit, walau hanya beberapa jam.. aku melakukan banyak hal yang sebelumnya tak pernah kulakukan pada nenek, yaitu menyuapinya makan, membantunya minum obat dan berada disampingnya seraya mendengar keluh dan rintihannya..
ya.. rintihannya akibat penyakit gula darah yg beliau derita sejak lama menggerogoti telapak kakinya.
saat itu aku memohon pada Allah swt agar dapat menghilangkan rasa sakit yg di derita nenek..
dan Allah swt mengabulkannya dengan cara yang berbeda..
ya.. dengan cara yg berbeda..
Sekarang tak ada lagi yang dapat kulakukan..
menangis meratappun nenek takkan kembali, bahkan malah menyusahkan nenek disana..
yang kulakukan hanya dapat berdoa, memohon ampun untuk nenek..
Memohon agar Allah swt menghapus dosa-dosa nenek dan menempatkan beliau di surga yang indah..
Amin..
Sekarang aku mengambil satu hal yg berharga dalam hidupku, sayangilah orang-orang yg kau sayangi, selama kita dan mereka masih diberikan kesempatan hidup dan janganlah pernah lupa untuk bersyukur dengan apa yg kita miliki sekarang.
Jumat, 11 Mei 2012
Tuk Seseorang Yang Ada Dalam Do'aku...
Aku berdoa untuk seseorang yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Nabi Muhammad SAW
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain
Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau
Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai orang yg shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang...
Amin YA Rabb...
Jakarta, 13 Februari 2011
= Erdin & Dea =
Ini adalah puisi yg dituliskan tunanganku untukku..
Terima Kasih cinta..
= Erdin & Dea =
Ini adalah puisi yg dituliskan tunanganku untukku..
Terima Kasih cinta..
Untuk mu yg pernah menyakitiku...
Setelah kau pergi..
kusadari duniaku berhenti berputar, waktuku tak lagi berdetak..
aku tak lagi dapat berjalan mengejar cahaya sempit
yg semakin hari terlihat bagaikan petir bergemuruh..
nafasku kehilangan warna-warna indah
yg biasa kau torehkan bersama setiap kepingan kenangan itu..
aku tak dapat melihat masa depan penuh dan pasti..
seketika itu aku berpikir juga..
saat kau pergi..
saat itu juga tangan tuhan mengenggamku erat.
merusak daya fikirku untuk kembali mencintaimu,
menghancurkan imajinasiku tentangmu..
tuhan membersihkan kepingan hatiku yg hancur dan menggantinya yg baru..
namun.. hanya satu pertanyaan tak dapat ku lupa sampai detik ini..
“masihkan kau mengingat semua itu?”
x




